Kementerian Perdagangan Ekspor Ikan Tuna Sirip Kuning Ke Vietnam

Trenggono juga mengimbau nelayan untuk menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Menurutnya, penangkapan ikan tuna dengan cara memancing sudah tepat karena fokus pada komoditas tertentu. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta aktivitas usaha di Pelabuhan Perikanan Samudara Bungus, Sumatera Barat diperkuat. Hal itu dilakukan untuk mendorong potensi salah satu komoditas unggulan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia 572 yaitu ikan tuna.

“Tentunya ini membuka peluang yang lebih besar untuk meningkatkan ekspor ikan tuna sirip kuning ke mancanegara,” imbuh Marolop. Kegiatan ekspor ikan tuna sirip kuning ini terjadi juga berkat jejaring yang dimiliki madeinindonesia.com sebagai associate dari IKM Harta Lautan Indonesia. Lewat platform tersebut, IKM Harta Lautan Indonesia mendapatkan purchaser dari Vietnam. Direktur Madeinindonesia.com Kemal Panigoro mengatakan, kesuksesan ekspor ikan tuna sirip kuning yang dilakukan PT Harta Lautan Indonesia ke Vietnam ini diperoleh melalui promosi dan fasilitasi dengan platform madeinindonesia.com.

Dalam pernyataan sikapnya Raymon menjelaskan, pemerintah melalui PP Nomor 85 Tahun 2021 telah menaikkan PHP sebesar 400 persen. Tak hanya itu Permen KKP RI Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Pembatasan Kegiatan usaha Kapal Perikanan, juga merugikan nelayan dan pengusaha perikanan. Sementara itu Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya ekspor komoditas Perikanan dan Kelautan di wilayah Sulawesi Selatan. [newline]Ia mengatakan, kedepannya peran Sulawesi Selatan dalam pembangunan nasional untuk sektor kelautan dan perikanan akan semakin besar karena permintaan yang tinggi atas komoditas di sektor tersebut. Untuk itu, Ia mengajak berbagai pihak yang terkait untuk bersinergi meningkatkan akselerasi dan koordinasi guna mendorong komoditas unggulan Sulawesi Selatan utamanya komoditas ekspor. “Sejalan dengan arahan Menteri Erick untuk bantu nelayan naik kelas, BUMN Klaster Pangan sektor Perikanan mewujudkannya dengan terus menyerap hasil tangkapan nelayan dan mendistribusikan hingga ke Amerika Serikat maupun negara lainnya.”jelas Arief. BUMN Klaster Pangan kembali membuat terobosan di sektor perikanan dengan melakukan ekspor perdana guritasteam dan gurita complete frozen volume 132 ton atau sebanyak 6 container 40 ft ke Amerika Serikat melalui PT Perikanan Nusantara .

Ekspor Ikan

Di mana Cabang Tegal melakukan ekspor ikan Kaca Piring ke Tiongkok dengan nilai transaksi Rp413 juta. Dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 15 Tahun 2016 tentang Kapal Pengangkut Ikan Hidup disebutkan, kapal pengangkut ikan hidup dibatasi berukuran paling besar 300 gros ton . Pengangkutan ikan tujuan ekspor oleh kapal asing hanya diperbolehkan dari pelabuhan tertentu sebagai pintu masuk dan keluar. Pihaknya menunggu realisasi janji BUMN perikanan, Perum Perikanan Indonesia, untuk masuk ke pengangkutan ikan hidup ekspor.

“Dengan dilakukannya pelepasan ekspor ini, diharapkan dapat memacu pelaku usaha/IKM lainnya untuk lebih semangat dalam memasarkan produknya ke pasar internasional,” kata Didi. Pengembangan ini harus dilakukan baik dari tangkapan laut maupun hasil budidaya. Kebijakan ini menjadi tugas Menteri KKP agar masalah dari hulu hingga hilir mampu diselesaikan. Heru juga menyampaikan bahwa BSN bekerjasama dengan K/L/D melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.